Rabu, 02 Maret 2011

SIKAP


Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Minggu, 28 November 2010

Gula Bikin Orang Berperilaku 'Manis'

OHIO, KOMPAS.com - Mengonsumsi gula dapat membuat seseorang bertingkah laku 'manis', ramah dan cenderung menghindari kekerasan, demikian hasil beberapa kajian di Amerika Serikat.

Dalam suatu penelitian, dua kelompok relawan diberikan dua jenis minuman yaitu air lemon yang dicampur gula dan pemanis buatan. Hasilnya menunjukkan, relawan yang menenggak air lemon bercampur gula cenderung tidak agresif dalam situasi konfrontasi dengan orang yang tidak dikenalnya.

Ilmuwan lainnya juga pernah mengkaji kemungkinan adanya keterkaitan antara diabetes dan perilaku agresi.  Mereka berkesimpulan bahwa pasien diabetes yang memiliki kadar glukosa yang rendah (hipoglikemia), dan pemberikan glukosa dapat membantu pasien dalam pengendalian diri.

Peneliti lain juga menemukan fakta bahwa negara-negara yang tingkat rata-rata pasien diabetesnya tinggi cenderung memiliki angka kejahatan yang lebih tinggi.  Mereka menyatakan, hubungan tersebut muncul ketika tingkat kemakmuran dan  faktor lainnya ikut mempengaruhi.

"Saat sebagian besar masyarakat berpikir tentang diabetes dan pasein gangguan metabolisme glukosa, mereka menilai hal itu hanya sebagai ancaman serta kerugian bagi individu.  Tetapi riset menunjukkan bahwa hal itu dapat menimbulkan dampak secara sosial," ujar Brad Bushman, Profesor dari Ohio State University, yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Rabu, 24 November 2010

Peringatan Hari Guru Nasional

Kami bersyukur, kepanitian pelaksanaan HGN dan HUT PGRI ini sudah terbentuk untuk melakukan kegiatan hari guru secara bersama antara Disdik Kota Medan, Kandepag dan PGRI sesuai dengan pedoman dari Menteri Pendidikan Nasional,” kata Abdul Rahman, pagi ini.
Abdul Rahman menyebutkan, dengan tema ‘Memacu Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Guru Yang Profesional Bermartabat dan Sejahtera’, peringatan HGN dan HUT PGRI ini diisi dengan seminar nasional peningkatan profesionalisme guru dengan motivator Andri Wongso di Convention Hall Hotel Tiara Medan.
Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada guru berprestasi dengan tema ‘Guruku Mutiara Bangsaku’.
Kemudian pada acara puncaknya, Kamis (25/11) diadakan upacara bendera peringatan HGN dan HUT PGRI di SMAN-1 Medan dengan komandan upacara Walikota Medan, Rahudman Harahap, dan dilanjutkan dengan ziarah ke taman makam pahlawan.
Abdul Rahman menyebutkan, peringatan HGN dan HUT PGRI tahun ini merupakan momen yang penting, dimana para guru mendapatkan tiga kado ulang tahun, yaitu dileburnya Dirjen PMPTK menjadi Badan Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.
Kedua, dikeluarkannya Permendiknas No 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan madrasah akan diangkat oleh pusat tidak lagi diangkat oleh walikota.
Sedangkan kado yang ketiga adalah upaya pemerintah dalam memberdayakan guru agar benar-benar berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan perlindungan bagi mereka sebagaimana diamanatkan dalam UU No.14 tahun 2005 tentang guru dan dosen dan PP No 74 tahun 2008 tentang guru.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdik Sumut), Syaiful Safri, menyebutkan dalam pelaksanaan HGN, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten dan kota untuk dilaksanakan serentak di seluruh sekolah diSumut.
Dalam pelaksanaan hari guru, Syaiful menyebutkan, Disdik provinsi akan bekerjasama dengan PGRI, begitu juga diharapkan dengan dinas pendidikan di masing-masing kabupaten dan kota.
Pada momen pelaksanaan hari guru ini, sebagai Kadisdik Sumut yang baru, Syaiful berharap kepada para guru untuk mempersiapkan diri dalam peningkatan keilmuan dan keterampilan dalam rangka pelaksanaan proses belajar mengajar.
“Karena kita harapkan pada 2011, peningkatan kualitas pembelajaran akan terus ditingkatkan dan guru-guru secara keseluruhan yang belum memenuhi standar akan terus kita sekolahkan bekerjasama dengan Unimed maupun dengan Universitas terbuka,” ujarnya.
Selamat Hari Guru
(dat03/waspada)

PERINGATAN HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H DI LANUD NGURAH RAI

Peringatan Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriyah di Lanud Ngurah Rai dilaksanakan pada hari Rabu, 17 November 2010. Sholat Idul adha dilaksanakan di halaman Mako Lanud Ngurah Rai pada pukul 06.30 Wita yang dihadiri oleh seluruh anggota Lanud Ngurah Rai dan keluarga serta warga sekitar Lanud Ngurah Rai. Acara sholat yang dipimpin oleh K.H Zainal Abidin Nur berjalan dengan Hikmad dan Kusyuk dan dilanjutkan ceramah tentang Hikmah Kurban.
Setelah melaksanakan shalat Ied dilanjutkan acara pemotongan hewan kurban di lapangan Komplek Perumahan Lanud Ngurah Rai. Acara tersebut diawali dengan penyerahan hewan kurban oleh Komandan Lanud Ngurah Rai, Letnan Kolonel Pnb Jumarto kepada Panitia Penyembelihan Kurban. Pada saat acara pemotongan hewan kurban, petugas dari Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan kabupaten Badung hadir untuk membantu memeriksa dan memastikan kondisi daging kurban.

Rabu, 03 November 2010

Efek gunung merapi meletus, Jogja seperti Mesir

Todays, hari ini, dino iki, dina kie, sabtu 30 Oktober 2010 pkl 00.45 gunung merapi kembali meletus.. Ini adalah letusan kedua setelah hari rabu kemarin yang menyebabkan meninggalnya salah satu tokoh negeri ini, Mbah Marijan..
Namun karena hari rabu kemarin jogja sedang diguyur hujan, sehingga efek abu vulkanik tidak begitu terasa. Namum letusan dini hari tadi membuat pemandangan Kota Jogja lain dari yang lain.. Ada yang mengatakan seperti sedang bermain game silent hill, padang pasir, seperti di mesir, hujan salju, dsb..
Beginilah keadaan jogja hari ini.. Gambar ini diambil di lokasi perempatan kaliurang (ringroad utara)..

Senin, 27 September 2010

Pilkada Klaten, Bupati Incumbent di Atas Angin

Klaten – Bupati incumbent, Sunarna, diperhitungkan akan kembali memimpin Kabupaten Klaten untuk lima tahun ke depan. Hasil perhitungan sementara Pilkada Klaten yang digelar hari ini menunjukkan dominasi calon yang diusung PDIP, Partai Demokrat, dan PKS tersebut.
Pilkada Klaten digelar hari ini, Senin (20/9/2010). Dengan jumlah pemilih yang masuk DPT sebanyak 1.015.833 jiwa yang terdaftar di 2.473 TPS.
Pilkada diikuti oleh tiga pasangan, yaitu Sunarna – Sri Hartini yang diajukan oleh PDIP, Partai Demokrat, dan PKS; Agus Winarno – Sri Kertati yang diajukan Partai Golkar dan PKB; serta pasangan Sardjono – Agus Murtana yang diajukan PAN, Partai Hanura, dan Partai Gerindra.
Sunarna adalah bupati incumbent. Sedangkan pasangannya, Sri Hartini, adalah istri bupati Klaten periode 2000-2005, almarhum Haryanto.
Dalam perhitungan sementara, Sunarna memimpin perolehan suara. Data yang masuk ke KPU Klaten hingga pukul 17.30 WIB, dari 1.657 TPS yang sudah masuk menunjukkan Sunarna – Hartati memperoleh 64,13 persen, Agus – Kertati memperoleh 28,38 persen, dan Sardjono – Murtana memperoleh 7,49 persen.
Sedangkan perhitungan quick count yang dilakukan DPD Klaten diprediksikan Sunarna – Hartati akan memenangi Pilkada dengan memperoleh 66,53 persen. Sedangkan Agus – Kertati memperoleh 25,72 persen, dan Sardjono – Murtana memperoleh 7,75 persen. Muchus Budi R. - detikNews

Selasa, 07 September 2010

PERANG MALAYSIA VS INDONESIA..satu kemungkinan

Seriously, apakah kita siap berperang melawan Malaysia?

----------

Melihat banyak sekali "perang kata-kata" yang mengesankan forum berita dan politik sebagai nothing but a "reluctant Fight Club", gue mencoba mengangkat diskusi tentang dengan tema: Seriously, apakah kita siap berperang dengan malaysia..

Banyak sudah komentar-komentar yang dilontarkan oleh para petinggi kita, baik politik maupun militer tentang perlunya menunjukkan kepada Malaysia, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan berdaulat. Dari sisi politik, ada yang mendukung pemutusan hubungan diplomatik dengan Malaysia, ada yang mengancam memutuskan pengiriman TKI/TKW ke Malaysia, namun ada juga yang merasa bahwa riak-riak hubungan diplomatis dengan Malaysia "dicuekin' saja".

Di sisi pertahanan, TNI katanya akan melakukan gelar latihan tempur di perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk mendukung tekanan diplomatis terhadap Malaysia. Tapi yang menarik dari komentar-komentar para petinggi militer Indonesia adalah bahwa latihan militer atau gelar pasukan adalah untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara yang lemah, but contradiktif dengan pernyataan kemudian bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah penambahan personnel, pembangunan armada..

Dari berbagai komenar di forum ini, saya tidak ragu sedikitpun akan nasionalisme dan semangat perjuangan bangsa Indonesia, yang sudah terbukti ampuh melawan penjajah dulu. Namun fakta membuktikan bahwa pelecehan terhadap Indonesia yang dilakukan oleh Malaysia sudah terlalu sering terjadi, yang menjatuhkan martabat bangsa maupun yang terang-terangan mencaplok bagian dari kedaulatan bangsa dan kenyataannya, kita belum berani melakukan sebuah diplomasi radikal (baik persuasif maupun militer) terhadap Malaysia.

Pertanyaan saya adalah: Seriously!! Apakah Indonesia (kita) benar-benar siap untuk melakukan diplomasi radikal terhadap Malaysia to the extent, apakah hari ini, kita siap berperang melawan Malaysia dengan kemenangan di pihak kita???