Senin, 27 September 2010

Pilkada Klaten, Bupati Incumbent di Atas Angin

Klaten – Bupati incumbent, Sunarna, diperhitungkan akan kembali memimpin Kabupaten Klaten untuk lima tahun ke depan. Hasil perhitungan sementara Pilkada Klaten yang digelar hari ini menunjukkan dominasi calon yang diusung PDIP, Partai Demokrat, dan PKS tersebut.
Pilkada Klaten digelar hari ini, Senin (20/9/2010). Dengan jumlah pemilih yang masuk DPT sebanyak 1.015.833 jiwa yang terdaftar di 2.473 TPS.
Pilkada diikuti oleh tiga pasangan, yaitu Sunarna – Sri Hartini yang diajukan oleh PDIP, Partai Demokrat, dan PKS; Agus Winarno – Sri Kertati yang diajukan Partai Golkar dan PKB; serta pasangan Sardjono – Agus Murtana yang diajukan PAN, Partai Hanura, dan Partai Gerindra.
Sunarna adalah bupati incumbent. Sedangkan pasangannya, Sri Hartini, adalah istri bupati Klaten periode 2000-2005, almarhum Haryanto.
Dalam perhitungan sementara, Sunarna memimpin perolehan suara. Data yang masuk ke KPU Klaten hingga pukul 17.30 WIB, dari 1.657 TPS yang sudah masuk menunjukkan Sunarna – Hartati memperoleh 64,13 persen, Agus – Kertati memperoleh 28,38 persen, dan Sardjono – Murtana memperoleh 7,49 persen.
Sedangkan perhitungan quick count yang dilakukan DPD Klaten diprediksikan Sunarna – Hartati akan memenangi Pilkada dengan memperoleh 66,53 persen. Sedangkan Agus – Kertati memperoleh 25,72 persen, dan Sardjono – Murtana memperoleh 7,75 persen. Muchus Budi R. - detikNews

Selasa, 07 September 2010

PERANG MALAYSIA VS INDONESIA..satu kemungkinan

Seriously, apakah kita siap berperang melawan Malaysia?

----------

Melihat banyak sekali "perang kata-kata" yang mengesankan forum berita dan politik sebagai nothing but a "reluctant Fight Club", gue mencoba mengangkat diskusi tentang dengan tema: Seriously, apakah kita siap berperang dengan malaysia..

Banyak sudah komentar-komentar yang dilontarkan oleh para petinggi kita, baik politik maupun militer tentang perlunya menunjukkan kepada Malaysia, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan berdaulat. Dari sisi politik, ada yang mendukung pemutusan hubungan diplomatik dengan Malaysia, ada yang mengancam memutuskan pengiriman TKI/TKW ke Malaysia, namun ada juga yang merasa bahwa riak-riak hubungan diplomatis dengan Malaysia "dicuekin' saja".

Di sisi pertahanan, TNI katanya akan melakukan gelar latihan tempur di perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk mendukung tekanan diplomatis terhadap Malaysia. Tapi yang menarik dari komentar-komentar para petinggi militer Indonesia adalah bahwa latihan militer atau gelar pasukan adalah untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara yang lemah, but contradiktif dengan pernyataan kemudian bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah penambahan personnel, pembangunan armada..

Dari berbagai komenar di forum ini, saya tidak ragu sedikitpun akan nasionalisme dan semangat perjuangan bangsa Indonesia, yang sudah terbukti ampuh melawan penjajah dulu. Namun fakta membuktikan bahwa pelecehan terhadap Indonesia yang dilakukan oleh Malaysia sudah terlalu sering terjadi, yang menjatuhkan martabat bangsa maupun yang terang-terangan mencaplok bagian dari kedaulatan bangsa dan kenyataannya, kita belum berani melakukan sebuah diplomasi radikal (baik persuasif maupun militer) terhadap Malaysia.

Pertanyaan saya adalah: Seriously!! Apakah Indonesia (kita) benar-benar siap untuk melakukan diplomasi radikal terhadap Malaysia to the extent, apakah hari ini, kita siap berperang melawan Malaysia dengan kemenangan di pihak kita???

Rabu, 01 September 2010

Percepat Perundingan Batas Wilayah

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, perundingan batas wilayah Indonesia-Malaysia harus segera dituntaskan agar tidak terjadi insiden yang mengganggu hubungan kedua negara.
"Pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden serupa adalah, dengan cara segera menuntaskan perundingan," kata Presiden, di Mabes TNI Jakarta, Rabu (1/9/2010) malam.
Presiden menjelaskan, perundingan yang dilakukan meliputi perundingan batas wilayah darat dan maritim termasuk di wilayah selat Singapura, dan perairan Sulawesi, atau perairan Ambalat.
"Indonesia berpendapat bahwa perundingan menyangkut batas wilayah ini dapat kita percepat dan kita efektifkan pelaksanaannya," kata Presiden.
Presiden menambahkan, perundingan harus didasari niat dan tujuan yang baik, agar insiden-insiden serupa yang mengganggu hubungan baik kedua bangsa dapat dicegah dan tiadakan.
Presiden menegaskan, memelihara hubungan baik dengan negara sahabat, apalagi dengan Malaysia, sangat penting.
"Tetapi, tentu kita tidak bisa mengabaikan kepentingan nasional, apalagi jika menyangkut kedaulatan dan keutuhan NKRI," katanya menegaskan.
Terkait itu Presiden mengatakan dirinya telah mengirim surat kepada Perdana Menteri Malaysia, yang intinya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh aparat Malaysia. "Saya juga mendorong agar proses perundingan batas maritim dapat dipercepat dan dituntaskan," ungkapnya.
Presiden menekankan, Indonesia menginginkan agar perundingan yang akan dilangsungkan kembali mulai 6 September 2010 dapat mencapai kata sepakat. Indonesia akan terus mendorong Malaysia untuk benar-benar menyelesaikan perundingan batas wilayah yang sering memicu terjadinya insiden dan ketegangan.
"Dengan demikian, dengan dapat dicegahnya ketegangan dan benturan-benturan yang tidak perlu, saya yakin permasalahan, hubungan baik dan kerjasama bilateral antara Indonesia-Malaysia akan berkembang lebih luas," tuturnya.
Kepala Negara menegaskan, dalam hubungan antarbangsa yang lebih luas, kedaulatan dan keutuhan wilayah adalah sangat vital dan harus tetap dijaga. "Kita harus terus membangun diri menjadi negara yang maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan tetap menjaga hubungan baik dan kerjasama dengan negara-negara sahabat," demikian Presiden Yudhoyono.

Andai Perang Lawan Malaysia Terjadi



Andaikan hari ini perang benar-benar terjadi antara Malaysia dan Indonesia untuk mempertahankan Ambalat, siapa yang menang? Indonesia bisa saja menang, tetapi jika mengingat seringnya pesawat TNI kita jatuh dan kecelakaan baru-baru ini, saya agak khawatir, ada kemungkinan Indonesia bisa juga kalah (dengan catatan perang hanya terjadi di sekitar Ambalat saja, tidak melebar ke wilayah lain di Indonesia atau Malaysia). Tentu hal ini bukan sebuah apriori, tetapi sebagi bentuk kekritisan sebagai anak bangsa :-) . Anda boleh tidak setuju dengan pandangan saya ini. Begini alasannya. Lihatlah peralatan militer negara kita, sudah usang, rapuh, dan tidak aman. Buktinya dalam dua bulan terakhir ini sudah 4 pesawat TNI yang jatuh dan memakan banyak korban jiwa, khususnya para prajurit terbaik bangsa. Mereka harus gugur bukan karena berperang, tetapi karena faktor teknis pesawat yang sudah tidak aman lagi untuk diterbangkan. Itu baru pesawat udara, kondisi yang sama juga terdapat pada kapal tempur di lautan. Hampir semuanya berusia tua, lamban, dan kurang didukung peralatan canggih. Embargo militer dari AS membuat Indonesia tidak bisa memperbarui peralatan militernya. Banyak onderdil peralatan militer tidak bisa dibeli dari Amerika, akhirnya prinsip kanibalisme pun berlaku. Onderdil peralatan yang satu dicomot dari peralatan yang lain yang tidak terpakai untuk menyiasati onderdil yang tidak bisa dibeli dari AS. Benar-benar menyedihkan. Jadi, bagaimana mau bertempur dengan kondisi peralatan militer yang pas-pasaan itu?
Malaysia, meski negaranya lebih kecil dari Indonesia, tetapi lebih makmur. Dengan kondisi keuangan mereka yang lebih baik, mungkin saja mereka telah mempercanggih peralatan militer sembari mengamat-amati kondisi militer negara tetangga. Sebagai test case, mereka memprovokasi kapal perang TNI di perairan Ambalat. Maksudnya sih untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kecanggihan kapal tempur TNI itu.
Orang-orang Indonesia yang geram dan marah melihat Malaysia memprovokasi TNI di Ambalat tergugah pula rasa nasionalismenya. Kemarahan itu sebenarnya sudah disulut sejak lama, sejak para TKI kita menjadi bulan-bulanan penyiksaan para majikan di Malaysia. Begitu rendah nilai orang Indonesia di mata orang Malaysia, sehingga di Malaysia para TKI itu dipanggil Indon. Isu TKI belum habis, muncul pula klaim dari Malaysia yang membajak karya budaya yang dianggap milik Indonesia, seperti batik, angklung, reog, lagu rakyat Maluku, dan sebagainya. Lalu terakhir isu si cantik jelita Manohara ikut pula memanasakan suasana. Kloplah semua itu untuk memantik semangat heroik para pemuda. Dimana-mana muncul pasukan sipil dadakan, pasukan bela diri, atau pasukan berani mati yang siap berperang melawan Malaysia. Dengan rasa marah yang memendam, mereka siap dikirim ke Ambalat untuk bertempur. Semangat sih boleh saja, tetapi saya kira sia-sia saja usaha mereka itu. Mau berperang dengan Malaysia pakai apa mereka itu? Pakai bambu runcing atau senjata rakitan? Jelas mereka akan mati duluan dibom pesawat tempur Malaysia yang canggih itu.
Dari segi jumlah penduduk Indonesia memang jauh lebih banyak daripada Malaysia. Mungkin kalau perang langsung satu lawan satu dengan rakyat Malaysia jelas Indonesia akan menang, tetapi itu kan perang zaman kuno. Sekarang ini perang zaman modern adalah perang antara militer dengan militer, peralatan canggih versus peralatan pas-pasan. Diatas kertas jelas negara yang mempunyai peralatan tempur yang canggih yang akan menang. Jumlah penduduk negara tidak punya peranan penting. Lihatlah Israel, negara mini di Timur Tengah, tetapi mereka mampu mengalahkan negara-negara Arab dalam perang 6 hari pada tahun 1960-an ketika merebut dataran tinggi Golan, padahal penduduk Israel hanya beberapa juta jiwa, namun mereka mempunyai senjata ultramodern yang tidak dimiliki oleh negar-negara Arab.
Yang harus dilakukan saat ini adalah bukan perang dengan Malaysia, tetapi memikirkan keselamatan para prajurit TNI itu. Janganlah mereka mati sia-sia lagi sebelum berperang karena menaiki kendaraan militer yang tidak aman. Saya miris setiap kali melihat episode keluarga prajurit itu yang bersimbah air mata ketika ayah atau suami mereka dimasukkan ke liang lahat. Kita mungkin hanya bisa bergumam: kasihan, sesudah itu kita sudah lupa dengan peristiwa itu sebelum nantinya dikejutkan lagi dengan peristiwa yang sama untuk kesekian kalinya. Kita sudah lupa dengan nasib anak-anak mereka yang masih kecil atau istri mereka yang jadi janda yang hidup berdesakan-desakan di barak-barak sempit. Masa depan keluarga TNI yang tewas karena kecelakaan itu menjadi suram karena sang pencari nafkah mati sebelum berperang.
Jadi, daripada memikirkan perang melawan Malaysia, mengapa tidak memikirkan keselamatan para prajurit dan keluarganya dari kecelakaan peralatan militer yang rapuh dan sudah usang itu.

Minggu, 29 Agustus 2010

Pertemanan Sejati

*PERTEMANAN SEJATI*

            engkau selalu ada dikala aku membutuhkanmu
       engkau selalu setia ,saat aku dalam kebingungan
     kebingungan akan sesuatu yang hilang dalam hatiku
    dikala senja telah menyapa ,dikala ruang telah gunda
         kau selalu melengkapi!
    melengkapi serpihan hati yang sudah sirnah di hempas angin
 sahabatku...!!!!!!!!!!
   terima kasih atas kesetianmu
   terima kasih atas semu ilmu yang kamu berikan
    ilmu yang tidak mungkin aku dapatkan ditempat manapun
 sahabatku …!!!!!!!!!!!!
   kau memberikan semangat  yang baru dalam hidupku
  engkau memberiku arti, arti dari sebuah ikatan persahabatan
 bukan ikatan teman yang kosong belakang
  sahabatku
 aku berharap padamu,
    jangan pernah tinggalkan aku
   sendiri menjalani hidup dalam dunia yang panah ini
aku tdk ingin luka yang sudah lama menutup
  kembali menganga lagi .

temanku,
sahabat sejatiku!!!!!

Rabu, 25 Agustus 2010

ARTI SAHABAT SEJATI …

MAU MENERIMA MASUKAN =>
Kita past i pernah diberi saran atau kritik dai orang lain. Bagaimanapun juga, setiap orang nggak ada yang sempurna. Jadi, kritik dan saran itu adalah hal yang biasa dalam hidup. Nah, cara temen kita nanggapin kritik dan saran ini bisa kita jadikan acuan untuk melihat apakah dia sahabat sejasti atau bukan. Jika dia nanggapin dengan positif dan mau menjadi lebih baik, itu tandanya dia itu pribadi yang terbuka. Tapi, kalo dia marah-marah dan jadi tambah menyebalkan, buang waktu deh bertemen dengannya.
MENGKRITIK DENGAN ASYIK =>
Mengungkapkan kiritik atau mengungkapkan hal yang tak kamu suka dari diri seseorang memang bukan perkara gampang. Apaagi kalo dikritik termasuk orang yang sensi atau cepat tersinggung. Nah, sahabat yang baik pasti akan menyampaikan masukannya dengan bijak. Yang paling oke sih dengan memilih waktu yang tepat dan kata-kata yang tepat. Kalo disampikan dengan asyik, kritik bahkan bisa membuat poersahabatan makin akrab lho.
BEDA STATUS =>
Zaman sekarang, bersahabat dengan teman yang beda status sosial ekonomi udah biasa kok. Kuncinya, masing-masing pihak bisa saling menghargai dan nggak saling curiga. Dengan sikap yang oke, status seharusnya nggak jadi penghalang!
MUDAH TERPENGARUH =>
Temen yang gampang terbawa arus juga ada lho. Dengan gosip sedikit aja, dia langsung parcaya. Atau, dengar orang lain ngjelekin temennya sendiri, dia langsung mudah berpihak. Padahal, dia belum cek sendiri kebenaran persoalannya. Kalo ngadepin temen kayak gini, coba deh kasih pengertian. Jika tetapa susah diajak bicara, mungkin sebaiknya kamu cari temen yang lain yasng lebih positif dan lebih setia kawan.
PERSAINGAN NGGAK SEHAT =>
Sebenarnya, persaingan itu bagus untuk memacu diri kita. Tapi kalo udah nggak seha, itu namanya nggak asyik lagi. Nah, kalo temen kamu selalu ngebanding-bandingin dirinya sama kamu, lalu diam-diam ngejatuhin kamu dari belakang, itu tandanya persaingan sudah menuju ke arah yang nggak sehat. Sebaiknya, ingetin tmen kamu supaya berasaing secara fair. Kalo nggak mempan juga, buktikan aja dirimu lebih baik dengan menunjukkan sikap dan prestasi yang jauh lebih hebat daripada dia.
SI TUKANG NGELUH =>
Bayangin deh kalo punya temen yang kerjanya ngeluh melulu setiap ketemu kamu. Pasti otak kamu jadi ikut pusing kan ? kalo dia curhat sekali-sekali tentang masalahnya, itu sih wajar, sebagai temen kita wajib menjadi pendengar yang baik. Tapi kalo isi hidupnya hanya keluh kesah semua, itu tandanya ada yang nggak beres. Coba deh ingetin dia supaya berfikir lebih positif. Dengan demikian, pertemanan kalian bisa jadi prsahabatan sejati yang mengasikkan.
JADI PENDENGAR YANG BAIK =>
Kalo kita sedang dirundung masalah, tau nggak sih apa yang petama kali pengen kita lakukan? Betul banget, cerita kepada seseorang tentang kesedihan atau kekhawatiran kita. Nah, sahabat yang baik seharusnya bisa memahami hal ini. Seorang sahabat akan siap menyediakan telinganya untuk mendengar dan bersedia memberikan bahunya sebagai teapat bersandar. Nggak harus membantu memberikan solusi kok. Jadi pendengar yang baik aja udah pasti sangat berarti buat temenmu.
HINDARI JAM KARET =>
Kamu janjian mau nomat (nonton hemat) sama temenmu di mall jam satu siang. Tiba2 dia baru nongol lewat dari jam dua. Duh, kesel banget nggak sih? Udah nungguin satu jam lebih, ketinggalan nonton film, tambah lagi temenmu muncul sambil senyum2 nggak berdosa. Kalo hal seperti ini udah jadi kebiasaan, sebaiknya kamu berbicara dengannya, beri dia pengertian agar lebih menghargai waktu dan menghormati janji dengan orang lain. Bila perlu, setiap kali janji sama temenmu, ingetkan dia beberapa jam sebelumnya, kalo dia ada niat untuk berubah, tandanya kalian masih cocok untuk jadi teman sejati.
SI TUKANG DEBAT =>
Terkadang, ada juga temen kita yang hobinya menentang ide-ide atau argumentasi yang kita sampaikan. Apapun topiknya, dia ingin selalu bersebrangan pendapat denga orang lain. Ditambah lagi, dia suka memotong ucapan orang saat berbicara. Capek juga ya kalo harus berebat terus? Mau ngalah, tapi rasanya kesel juga. Nah. Sekali waktu kamu boleh den ingetin dia ….
MENYIASATI PERBEDAAN =>
Pasti temen gaulmu nggak Cuma satu, kan? Di usia seperti kamu, wajar jika punya genk yang bisa kamu jadiin tempat curhat atau ngobrol. Nah, diantara kelompok temen-temenmu itu, tentu ada pwerbedaan latar belakang, sifat, kemampuan, atau kebiasaan. Kalo ingin hubungan persahabatan tetap oke, kuncinya adalah saling menghargai. Jangan ada perasaan yang satu lebih hebat dari yang lain.
JAGA MOOD =>
Berabe juga kalo punya temen yang susah ditebak suasana hatinya. Sekali waktu semangat banget, tapi semenit kemudian males bener ngapa-ngapain. Dengan sifat moodnya yang tak terkontrol, bisa2 janji atau rencana yang udah disusun jadi hancur berantakan. Menghadapi temen seperti ini, kamu harus sabar. Pelan-pelan beri dia pengertian bahwa kita sendirilah yang harus menciptakan dan mengndalikan mood kita. Bukan sebaliknya.
NGGAK PILIH-PILIH =>
Memilih temen gaul yang sifat dan prilakunya positif, itu harus. Tapi kalo pilih2 temen berdasarkan status, kekayaan atau fisik, itu sih namanya nggak asyik. Dunia ini kan isinya beragam dan nggak semua orang dilahirkan beruntung. So, kalo temenmu selau menilai sesuatu hanya dari luarnya saja, kayaknya dia sulit deh di jadiin temen sejati.
TETAP MANDIRI =>
Punya sahabat sejati nggak harus kehilangan jatidiri. Apalagi, sampai segala sesuatu harus tergantung sama temen. Mau ngapaen ja harus sama temen. Repot kan ? nah, kalo ada temenmu yang seperti ini, coba deh kasih pengertian pelan-pelan. Itu semua demi kebaikannya juga, dengan begitu, persahabatanmu dengannya bisa makin asyik.
SAY NO TO DRUGS =>
Bagaimanapun jika suatu hari kamu dapati temenmu sebagai pengguna narkoba? Meskipun dia nggak pernah ngajak kamu mengikuti jejaknya. Tapi, sebaiknya kamu nggak tinggal diam melihat situasi ini. Jangan menjauhi, tapi jangan pula terlibat terlalu dekat dengan komunitas penggunanya. Sebisa mungkin ajak dia meninggalkan kebiasaan buruk itu. Jika terlalu sulit bagimu untuk mengubahnya beritahukanlah pada orang tuanya atau pada orang dewasa lain yang bisa member saran.
KALO TEMEN NGGAK MAU KALAH =>
Diantara temen-temenmu mungkin ada yang sangat ambisius dan selalu ingin tampil sebagai yang terdepan di berbagai kesempatan. Dialah yang harus menonjol. Terkadang, dia pun tak segan membangga-banggakan dirinya. Nah, kalo kamu menghadapi tipe teman seperti ini, sebaiknya hati-hati. Selidiki apakah karakternya memang seperti itu. Bila dia emang masih bisa berubah ingatkan dia. Tapi, kalo udah nggak ada harapan lagi, mendingan nggak usah jadi sahabat deh.
PAHAMI KARAKTER =>
Teman yang baik pasti berusaha memahami karakter, kebiasaan, dan selera sahabatnya. Bila menghadapi temen yang berperasaan sensitive da n berperasaan halus, bicara dengan hati2 agar teman tak mudah tersinggung. Di sisi lain, ketika menghadapi teman yang terbiasa tegas dan blak-blakan, ia akan bicara langsung dan to the point. Intinya, agar persahatan bisa langgeng, masing-masing pihak harus menyesuaikan diri dengan karakter sahabatnya.
JANGAN LUPA TEMEN =>
Pernah nggak kamu ngalamin situasi seperti ini? Sahabatmu yasng kamu kenal lama tiba2 jadi jauh karena dia tmen baru atau pacar baru. Bete, kan? Tapi tenang aja, teman seperti ini biasanya cukup diingetin kok. Kalo dia emang sahabat sejati, tentu dia akan mengintrospeksi diri. Pasti dia nggak ingin kehilangan sahabatnya.
NGGAK IRI HATI =>
Temen yang asyik pasti akan ikut senang salo lihat sahabatnya maju. Sebaliknya, kalo temenmu ternyata sebel atau nggak suka bila kamubesrporestasi lebih hebat daripada dirinya, kamu pantas berhati-hati. Dalam hidup ini memang akan selalu ada persaingan. Tapi kalo udah melibatkan rasa dengki dan iri hati, itu namanya uah nggak sehat lagi. Sebaiknya, siap-siap aja deh cari sahabat yang lain.
MEMBERI SEMANGAT =>
Sahabat sejati pasti akan selalu siap memberi kamu semangat agar kamu lebih maju dan berprestasi. Sebagai teman, memang sudah sepantasnya saling mendukung ke arah hal-hal yang positif. Jadi, kalo kamu punya temen yang suportif seperti ini, nggak usah ragu, jadikan dia sahabat sejatimu.!
MENGINGATKAN SAAT KELIRU =>
Sebagai manusia, pasti dong kita pernah membuat kesalahan atau kekeliruan. Nah, sahabat yang oke dan peduli pada teman, tentu nggak akan tinggal diamketika melihat sahabatnya melakukan kekeliruan. Apabila hal itu dilakukan tanpa sadar, bila teman kita tak mau ambil pusing di saat kita mengambil langkah yang salah, itu sama saja menjerumuskan. So, sebagai sahabat yang baik, sudah sepantasnya untuk mengingatkan teman di kala dia berbuat keliru.
NGGAK MENJERUMUSKAN =>
Sahabat yang baik nggak akan menjerumuskan temannya ke hal-hal yang negatif. Berbuat negatif untuk diri sendiri saja sudah merupakan suatu kekeliruan, apalagi kalo sampe membuat orang lain iklut terbawa. Jadi, bila ada temenmu yang mengajakmu melakukan hal-hal yang nggak bener, sudah pasti dia bukan lsahabat sejatimu.
MENULARKAN KEBIASAAN POSITIF =>
Sahabat yang benar-benar sejati akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Sahabat yang asyik akan menginspirasi kita dan membuat kita terpacu untuk berbuat yang terbaik dalam hidup. Kalo kamu memilliki persahabatan seperti ini, niscaya kamu dan sahabatmu dapat lebih maju dan berkembang di kemudian hari. Sekaligus tetap punya teman akrab sampai tua nanti.
JANGAN SOMBONG =>
Sifat sombong bisa merusak persahabatan lho. Meskipun temenmu punya banyak kelebihan dan prestasidibandingkan kamu. Tapi kalo sikapnya angkuh dan tinggi hati, siapa yang betah berteman akrab dengannya? So, kalo temenmu ternyata punya penyakit sombong yang udah kronis, mendingan waspada deh. Orang seperti itu sulit dijadikan sahabat sejati.
TEPATI JANJI =>
Orang bilang janji adalah hutang. Yang jelas, seberapa teguhnya kita memegang janji bisa dijadikan patokan bagi orang lain untuk menilai diri kita. Kalo kita udah janji sama temen kalo kita bakal bantuin dia belajar buat ulangan umum, maka, sebaiknya janji itu benar-benar ditepati. Kebayang kan kalo temen kita keseringan umbar janji. Tapi jarang ditepati. Pasti kita jadi sulit percaya lagi pada omongannya. Nah, kepercayaan yang sudah rusak itu lama-kelamaan bisa jadi bom waktu yang merusak persahabatan.
PILIH KATA-KATA YANG ASYIK =>
Mungkin hal ini kedengaran sepele, tapi sebenarnya sangat berarti lho. Suatu persahabatan bisa retak, gara-gara salah satu pihak nggak hati-hati dengan ucapannya. Misalnya, kita memberi tahu teman bahwa bau badannya agak mengganggu. Tapi karena nggak memilih ucapan dengan bijak jati salah. Jadi, sebagai tmen kita harus pinter-pinter berkomunikasi dengan asyik.
INGAT HARI-HARI PENTING =>
Pasti dong kamu pengen temn-temenmu ngucapin selamat di hari ulang tahunmu. Bayangin aja kalo pas ulang tahun nggak ada temen kita yang peduli, pati sedih kan? Nah, sebagai sahabat yang baik sudah sepatutnya kita inget hari-hari yang penting bagi sahabat kita. Wajar kalo seorang sahabat ngasi selamat di hari ulang tahun atau hadir saat temennya dinobatkan menjadi pemengang dalam lomba cerpen. Sebaliknya, kalo temenmu acuh tak acuh saja, patut kamu pertanyakan apakah dia betul-betul sahabat sejatimu?
PERTIMBANGKAN PERASAAN TEMAN =>
Kebayang nggak sih kalo sahabat kita jadian sama mantan cowok kita? Atau gi mana ya kalo temen kita ternyata menyebarluaskan curhat kita tentang masalah pribadi? Meskipun kamu nggak pernah secara langsung melarangnya. Tapi, sebagai sahabat seharusnya dia tahu apa yang sekiranya bakal melukai perasaanmu. Bila ternyata temenmu sering membuatmu kecewa, coba teliti lagi niat tulusnya untuk bersahabat denganmu.
AKRAB DENGAN KELUARGANYA =>
Ruang lingkup persahabatan biasanya nggak bisa dipisahkan dari ruang lingkup keluarganya. Kalo kita udah berteman lama dan akrab denga seseorang, umumnya kita juga akan dikenal di lingkungan keluarganya. So, sahabat yang baik sudah sepantasnya menjaga sikap. Hargailah anggota keluarga sahabat kita. Dengan menghargai keluarganya, berarti kitapun menghargai persahabatan yang kita jalin. Sebaliknya, kalo temenmu nggak sopan atau kurang ajar sama kelurgamu, tandanya dia belum siap jadi sahabat sejatimu.
MENERIMA APA ADANYA =>
Menjadi teman akrab bukan berarti ikut campur dalam setiap aspek kehidupan sahabat kita. Kita memang patut memberi saran dan masukan dalam hal-hal tertentu, tapi bukan berarti kita mengubah sahabat kita menjadi seseorang yang sesuai dengan keinginan kita. Biarkan temen kita menjadi dirinya sendiri. Terima kekurangan dan kelebihannya, sebagaimana ia menerimamu apa adanya.
SUDAHKAH KAMU JADI SAHABAT YANG BAIK =>
Jadi temen atau sahabat yang tulus, penuh perhatian, dan setia, memang nggak mudah. Mungkin mudah bagi kita untuk menuntut, tapi nggak mudah untuk melakukannya. Jadi, sebelum kamu mengharap agar temenmu menjadi sahabta yang care, bisa dipercaya, mau berkorban dll, kamu harus lebih dulu menjadi sahabat seperti itu. Percayalah, bila kamu berusaha menjadi temen yang baik, kamu pasti akan mendapat sahabat yang baik pula.

Tips Temukan Cinta Sejati

Menemukan cinta sejati tidak
semudah membalik telapak tangan, perlu pemikiran dan kondisi yang ideal untuk
menentukan bahwa seseorang adalah cinta sejati Anda. Namun ada tips yang dapat
membantu menemukan cinta sejati. Ini dia!

1. Jangan mencarinya. Cinta tidak
datang pada seseorang yang mencarinya. Jika memang Anda baru saja mengakhiri
suatu hubungan, fokuslah pada diri dan kehidupan pribadi terlebih dahulu. Tidak
perlu terburu-buru mencari cinta yang baru, dan nikmati kesendirian Anda.

2. Beri waktu untuk diri sendiri.
Temukan aura positif Anda. Jika perasaan puas terhadap diri muncul, maka secara
otomatis aura positif itu akan terpancar. Dan orang di sekitar pun akan
melihatnya. Itulah daya tarik bagi diri Anda.

3. Jika sudah siap untuk membuka
lembaran baru bagi hubungan, maka mulailah memilih karakter pasangan seperti
apa yang diidamkan. Tak hanya dari segi fisik namun juga mental dan
kepribadian.4. Bergaul dan hang out. Hal itu
akan membuka kesempatan bagi Anda untuk bertemu orang baru. Siapa tahu salah
satu di antara mereka adalah cinta sejati Anda.

5. Berani ambil risiko. Jika
suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria cinta
sejati, jangan ragu untuk mengambil langkah. Mulailah perkenalan dan menjalin
hubungan. Karena kesempatan tak datang dua kali.

6. Yang paling penting, cintai
diri Anda terlebih dahulu. Hiduplah dengan bahagia dan jangan pernah melepaskan
harapan. Yakinlah, setiap orang diciptakan berpasangan. Masalahnya hanyalah
mendapatkan orang yang tepat, di waktu yang tepat.